Rabu, 14 Januari 2015

rekam jejak prestasi dalam karya bondan prakoso

Bondan Prakoso (lahir 8 Mei 1984; umur 30 tahun) adalah pemusik Indonesia yang mengawali karier bermusik sebagai penyanyi cilik pada tahun 80-an. Berkat album Si Lumba-lumba namanya melambung. Alumni D3 Sastra Belanda Universitas Indonesia ini memulai karier remaja dan dewasanya saat membentuk band Funky Kopral ditahun 1999 hingga tahun 2002. Kini ia membentuk band baru bernama Bondan Prakoso & Fade 2 Black (sampai akhir tahun 2013).
Latar belakang
Nama lahirBondan Prakoso
Nama lainMr. B
Lahir8 Mei 1984 (umur 30)
Bendera Indonesia JakartaIndonesia
PekerjaanPenyanyimusikus
Tahun aktif1988 - sekarang
PasanganMargareth Caroline Fatah
Orang tuaLili Yulianingsih (ibu)
Sisco Batara (ayah)
AlmamaterFakultas Sastra Universitas Indonesia (D-3)
Profil
Bondan Prakoso adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan dari Lili Yulianingsih dan Sisco Batara ini mengawali kariernya sebagai penyanyi cilik di era 80-an hingga awal tahun 90-an. Album perdananya yang bertitel Si Lumba-Lumba sukses dipasaran dan mencuatkan namanya.
Ditahun 1998, Bondan membentuk band Funky Kopral, sebagai bassist, hingga merilis 3 buah album. Bahkan album kedua band ini diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2001 untuk kategori Group Alternatif Terbaik. Ditahun 2003, Funky Kopral merilis album ketiga mereka dengan kolaborasi bersama Setiawan Djodi dengan hits singel Tokek dan lagi-lagi diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2003 untuk kategori Kolaborasi Rock Terbaik.
Sayang, setelah album ketiga dirilis, ia mengundurkan diri dari Funky Kopral. Hingga ditahun 2005 ia membentuk band baru bernama Bondan Prakoso & Fade 2 Black dengan genre musik Pop Rock yang dipadu dengan Rap. Dengan band barunya ini, Bondan diganjar penghargaan serupa, yakni AMI Sharp Awards ditahun 2008 untuk kategori Group Rap Terbaik.
Sebelumnya, di tahun 2006 Bondan bersama 12 orang pemain bass dari berbagai band di Indonesia seperti Thomas "GIGI"Rindra "Padi", Bongky "BIP", Adam Sheila on 7 dan bassist Indonesia lainnya diganjar penghargaan oleh MURI untuk penghargaan Penampilan Bassist terbanyak dalam satu panggung.
Kehidupan pribadi
Pada tanggal 17 Desember 2007, Bondan menikahi kekasihnya yang bernama Margareth atau yang akrab disapa Margie yang bertempat di Restoran Cibintung, CiputatTangerang, dengan mas kawin berupa seperangkat alat salat dan 17 gram emas. Dan dikaruniai seorang putri yang bernama Kara Anabelle Prakoso.
Kasus
Tanggal 1 Mei 2011 Bondan dipolisikan atas penghinaan.
Diskografi

7 album anak-anak (1988-1994)
Pada tahun 1988-1994 Bondan menghasilkan 7 album anak-anak yang sebagian besarnya diproduseri oleh ayahnya, Sisco Batara. Si Lumba-lumba yang merupakan single pertama dari album ke-5 adalah lagu yang melambungkan namanya di belantika musik Indonesia.

Funchopat (1999)

Sebuah band bernama Funky Kopral yang dibentuk dan digawangi oleh Bondan Prakoso pada tahun 1997 ini merilis album perdananya, Funchopat, pada tahun 1999. Funky Kopral formasi awal beranggotakan Anggara Mulia (vocal), Bondan Prakoso (vocal, bass), Arlonsi Miraldi (guitar), Kristo Perwira (guitar), Robby Wibowo (drum). Funchopat dan Cassanova menjadi lagu andalan di album ini.
1. Depresi
2. Funchopat
3. Cassanova
4. Suntuk 
5. Psycho  
6. Pesta Funky  
7. Burn The Liar 
8. Masa Depan Lalu  
9. Birokrasi
10. Error
11. Malam
  

Funkadelic Rhythm and Distortion (2000)

Album kedua Funky Kopral yang dirilis pada 17 November 2000 ini menelurkan 3 hits single yaitu; Bagian Yang Hilang, Super Funk, dan Drop Dead Down. Di lagu Drop Dead Down. Di album ini Funky Kopral mengajak beberapa musisi untuk berkolaborasi, antara lain: DJ "Kebot", Aryo Wahab "S. O. G." dan Ombat "Tengkorak". Melalui album ini Funky Kopral dianugerahi penghargaan sebagai "Group Alternatif Terbaik" pada AMI Sharp Awards 2001.
1. Pak Tua
2. Usai
3. Lelah
4. Stay Out Of This
5. Bagian Yang Hilang
6. Super Funk
7. Lagu Buat Fans
8. Drop Dead Down (Feat. DJ "Kebot", Aryo "S. O. G.", Ombat "Tengkorak")
9. Sunyi Bernyanyi
10. Funk You
11. Ngayal


Misteri Cinta (2002)

Misteri Cinta, Sebuah album kolaburasi antara pengusaha dan budayawan Setiawan Djody dengan Funky Kopral ini cukup sukses dengan menyabet penghargaan AMI Awards 2003 untuk kategori "Kolaburasi Rock Terbaik". Ini merupakan album musik pertama karya Setiawan Djody featuring Funky Kopral, yang dijembatani oleh Toto Tewel sebagai Music Director. Tokek, Misteri Cinta dan Revolusi Biru menjadi single-single pada album ini.
1. Tokek
2. Misteri Cinta
3. Revolusi Baru
4. Cinta dan Berontak
5. Marimby
6. Selendang Asmara
7. Dagang Sapi
8. Debu
9. Gerhana Cinta
10. Revolvere


Bass Heroes (2005) 

Album ini merupakan album kompilasi dari 13 pemain bass Indonesia, yang mana salah satunya adalah Bondan Prakoso, dengan singlenya "Psychedelic Sub Rhythm". Album ini mendapat penghargaan dari MURI untuk kategori "Album Musik Rekaman dengan Pemain Bass Terbanyak".

Selain Bondan Prakoso, 12 pemain bass lainnya yaitu; Thomas Ramdhan (Gigi), Rindra Risyanto Noor (Padi), Adam (Sheila on 7), Ronny Febri Nugroho (Coklat), Bongky Marcel (BIP), Indro Hardjodikoro, Bintang Indrianto, Barry Likumahua, Iwan Xaverius, Arya Setiyadi, Nissa Hamzah (Omelette), Ari Firman.


Respect (2005)

Pada tahun 2004, Bondan mengajak Tito a.k.a. Titz (Fade2Black) untuk membuat sebuah project musik yang kemudian dikenal dengan nama Bondan Prakoso & Fade2Black, Respect adalah album pedananya. Personil Fade2Black lainnya yang terlibat dalam project ini adalah Danial Rajab Fahreza a.k.a. Lezzano dan Ardaninggar Nazir a.k.a. Santoz. Album ini dirilis di bawah naungan Sony BMG Indonesia ditahun 2005, dengan beberapa single di antara lain: Bunga, Please Dong Ah!, Hidup Berawal Dari Mimpi, dan Feels Like Home.

1. Respect
2. Please Dong Ah! (feat. Rio Saharadja)
3. Bunga
4. Feels Like Home
5. Hidup Berawal Dari Mimpi
6. Siapa
7. Realistic
8. It's All About Soul (feat. Rio Saharadja)
9. Stay On The Line
10. Jazzy Tringual (feat. Rio Saharadja)
11. 1234
12. Cahya Cinta Sejati


Unity (2007)

Unity merupakan album kedua dengan single pertamanya Keroncong Protol yang sarat akan musik tradisional dan modern yang bercampur baur. Rezpector, begitu sebutan nama fans dari mereka, lahir dalam fase pembuatan album ini, sebagai bentuk kecintaan dan dedikasi untuk mereka, Bondan Prakoso & Fade2Black membuatkan hymne untuk mereka dengan judul Rezpector. single-single lain dari album ini adalah Xpresikan, Kau Puisi, dan Unity.

1. Unity
2. Xpresikan
3. Kau Puisi
4. Keroncong Protol
5. Waktu 
6. U'll Sorry
7. Rezpector
8. R. I. P. (Rhyme In Peace)
9. Gusti Dewata Mulia Raya
10. Wrong Way
11. Microphone XXX
12. Rock On The Beat
13. Last But Not Least


For All (2010)

Pada tahun 2010 Bondan Prakoso & Fade2Black mengeluarkan Album yang bertajuk For ALL. Album yang berisikan 11 lagu ini menjadi album yang menandai puncak kesuksesan mereka selama terjun dalam industri musik Indonesia. Single Ya Sudahlah sukses di pasaran, kemudian disusul single-single lainnya Kita Slamanya, Tetap Semangat, Not With Me, dan Sang Juara.

1. Ya Sudahlah
2. Good Time
3. Tetap Semangat
4. Sang Juara
5. Bumi ke Langit
6. Not With Me
7. S. O. S. (Save Our Soul)
8. For All
9. Terinjak Terhempas
10. Kita Slamanya
11. Tidurlah
  

Respect & Unity For All (2012)

Judul album ke-4 ini merupakan gabungan dari ketiga judul album mereka sebelumnya yakni; Respect, Unity, dan For All. Dirilis pada April 2012 single pertama dari album ini adalah Tak Terkalahkan,kemudian disusul Tak Sempurna, lalu Manusia Sejuta Perkara. Pada tanggal 13 September 2013, Bondan Prakoso & Fade2Black mengumumkan untuk vacuum dalam jangka waktu yang tidak ditentukan melalui akun media sosial mereka.

1. Respect & Unity For All
2. Tak Terkalahkan
3. Tak Sempurna
4. Pelita Hidup
5. Manusia Sejuta Perkara
6. Cahaya Sejati
7. Game Of Life
8. It's Not A Goodbye
9. Bring It
10. Home


I Will Survive (2013) 

Pada tanggal 11 Oktober 2013 Bondan Prakoso resmi memutuskan untuk kembali bersolo karir dengan merilis single berjudul I Will Survive, yang dijual dalam bentuk fisik dan digital dalam naungan label miliknya sendiri VOLD Record. Pada titik ini Bondan Prakoso, dengan sapaan barunya Mr. LD (Mr. Legendary Dreamer), resmi menyatakan status musisinya sebagai musisi indie/ independent.
 I Will Survive
*1st Step (Bonus Video) 



Generasiku EP (2014)

1. Menerjang Matahari

2. Generasiku

3. Melodi Kedamaian
4. Take It Easy
5. Kau Tak Sendiri



*Beautiful World (Bonus Video)

motifasi <Mr.B

  • “Hidup memang tak slalu seperti yang kau inginkan, yang kau harapkan.
  • Hadapilah dengan hati tenang dan tetap melangkah, kau tak sendiri.” ‪#‎KauTakSendiri‬
  • Walau mendung terlihat hitam seperti berisikan amarah & kebencian, namun hujan selalu datang dengan kejernihan saat menyapa kehidupan
  • Fokus pada tujuan utama sesuai dengan landasan dasar suatu komitmen ide dan gagasan adalah ciri dari sebuah tanggungjawab